Tampilkan postingan dengan label #personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #personal. Tampilkan semua postingan

23 Februari 2013

H - 64

Alias 2 bulan lebih dikit saya nikah, time surely flies. Cepet banget waktu muter ya.. tiba-tiba sudah sampai dititik ini. And thank to my SUPER-MOM semua persiapan sudah mendekati 75% :D 
  1. Invitation : DONE! Malah sudah jadi dan siap untuk didistribusikan. 
  2. Souvenir : Sudah diekspor dari Malang hahaha. Sudah dibungkus cantik pulak...
  3. Baju seragam tim rempongs : Sudah ditangan masing-masing jadi SUPER DONE!
  4. Venue : Yaudahlah yaaaa.... Sudah deal dari jaman kapan tau hehehe... Tinggal tunggu technical meeting dan food testing ( one of my favorite thing! ;p )
  5. F&B : Masih revisi menu sih... Karena kelabilan capeng perempuan plus mamaknya... :p
  6. Dekor : Finally....Udah deal!
  7. Wedding rings : Udah DP 30% dan tinggal nunggu jadi 30 hari lagi ( yay! )
  8. Surat-surat nikah : Berkas udah masuk dan tinggal nunggu hari H deh....
  9. Wedding dresses : Fitting pertama nanti awal Maret. Udah sempet intip-intip preparationnya dan ga sabaaaarrrr.....
So sekarang tinggal siapin mental saya dan calon suami deh...
Wish me luck!


Love and peace,
(soon become) Mrs. Silalahi ;) 

30 Desember 2012

2012's review - post #1

Posting diluar tetek bengek persiapan pernikahan, secara pikiran isinya tentang wedding prep terus jadi suka agak sensi kalau orang ngomongin masalah itu. :D

Beberapa hari yang lalu saya dan Mrs. Boss lunch meeting dengan Sales dari salah satu hotel ternama di daerah Jakarta Pusat. Awalnya kita ngobrol biasa sambil sedikit bercerita tentang hal-hal diluar pekerjaan, sampai ketika si Mrs. Boss menanyakan status pernikahan, si  Sales ini, dia bilang, "Saya udah nikah , Mbak, malah udah sampe cerai nih.. hahaha". Memang dia bercerita sambil tertawa, tapi suddenly saya dan Mrs. Boss langsung diam mincep ga berkata apa-apa. Yang bikin kaget adalah Mbak ini umurnya dibawah saya 2 tahun tapi sudah merasakan jadi janda (janda kembang lebih tepatnya). Dan si Mbak cantik juga cerita kalau alasan dia pisah dengan suami adalah karena si suami berkali-kali selingkuh dan berkali-kali juga ketahuan, dan setelah dia berkonsultasi dengan Ibu dan Bapaknya, beliau menyarankan untuk pisah saja daripada hidup bersama tapi menderita batin. Dia mengakui kalau dia menikah terlalu cepat di umur 22 tahun, disaat emosi dia dan suaminya belum stabil.

Mrs. Boss cerita, selingkuh itu habit. Sekali dia melakukan pasti akan terulang lagi. Jadi rasanya adiktif seperti drugs. I do agree with it, tapi kadang manusia perlu diberi kesempatan kedua. Tapiiii... (ada tapinya nih), kesempatan yang kita berikan juga harus ada deadline-nya ya, bukan karena kita sayang dan sebagainya, bikin kita buta kalau pihak yang bersangkutan sama sekali tidak memikirkan perasaan kita. Dulu saya itu termasuk orang yang saklek (bahasa gampangnya : TEGA), sekali diselingkuhi, langsung putus. Tapi seiring berjalannya waktu, lama-lama kita juga berpikir kalau bisa jadi kita juga (mungkin) melakukan kesalahan dan itu menumpuk lama dan akhirnya berujung selingkuh. 

Mrs. Boss juga menambahkan kalau cari suami, carilah yang sudah "bosen nakal". Istilahnya memang agak aneh ya, karena saya agak sulit cari istilah yang pas untuk menrangkum penjelasan Mrs. Boss. Jadi intinya begini, kalau si calon suami sudah puas nakal di masa muda, nantinya di masa tua dia tidak akan terbawa pengaruh teman-temannya yang baru "puber". Ya memang ada banyak bapak-bapak yang sewaktu muda alim sealim-alimnya, begitu dia punya uang langsung dihabiskan untuk urusan "perempuan ga jelas".

Ada benar dan tidak benarnya sih. Bagi saya dan calon suami yang sudah capek "nakal-nakalan".
Mengapa akhirnya kita berdua merasa siap untuk menikah? Karena sudah merasakan segala jenis kenakalan masa muda (aih, bahasanya kok ngeri ya?) Saya sudah cukup tahu bagaimana calon suami dulu dan begitu pula sebaliknya. Dan kita paham konsekuensi dari apa yang kami lakukan di masa lalu dan segera menyiapkan tindakan selanjutnya (oke oke semakin kedengeran mengerikan ya?)

Intinya adalah, habit atau bukan itu tergantung dari orangnya masing-masing. Karena begini lho, semua tindakan itu adalah SEBAB - AKIBAT (atau sebaliknya). Kita melakukan sesuatu ada semacam pemicu atau alasannya, sadar atau tidak sadar, tapi menurut literatur yang saya baca kebanyakan alam bawah sadar kita yang memicunya. Terlebih jika alam bawah sadar menangkap kalau (let's say) selingkuh itu menyenangkan, pasti itu terekam sangat jelas disitu dan kita merasakan sensasi menyenangkan itu. Otomatis ketika ada hal yang mirip dengan kejadian di masa lalu (yang mirip dengan situasi pemicu selingkuh tersebut), tindakan yang dilakukan sudah pasti sama, maka dari itu kadang kita menyebutnya habit.

Oke, sepertinya mulai membingungkan ya?

Jadi, gampangnya begini deh, kalau misalnya suami melakukan kesalahan (terlepas dari apakah itu fatal atau tidak), pasti ada kita sebagai istri yang bisa jadi memicu tindakannya itu. Agak sulit memang untuk bisa sadar dan mengakui kalau itu salah, tapi demi keutuhan rumah tangga, perlukan gengsi itu kita tinggikan?


Cheers,
Sishi :3

02 November 2012

H - 177

Well well well.... Time flies indeed ya, ternyata sudah masuk awal November. Ada beberapa update yang cukup bikin nafas agak lega. 

  1. Pre Marital Check up : DONE! Emang hasilnya agak mengejutkan sih, tapi saya ambil sisi positifnya, at least kita melakukan ini lebih cepat jadi kita bisa melakukan tindakan selanjutnya. Itulah mengapa tes semacam ini harus dilakukan 6 bulan atau paling telat 3 bulan sebelum menikah.
  2. Printilan untuk Siraman dan Pengajian : DONE! Ibuku memang hebat, sampai blusukan ke Tanah Abang dan Pasar Baru cari pritilannya sampai membungkus dan menghias suvenirnya, all by her self! Ibuku memang paling TOP! :D
Update baru sampai situ aja sih, ternyata semakin mendekati hari H, saya semakin sibuk. Sampai bingung membagi waktu untuk mengurus event kantor dan event pribadi. 

Wish me luck!


30 September 2012

H - 210

updates : 
  1. Venue : Birawa Assembly Hall. Udah DP #0 % dan udah survey langsung kesana. Sepertinya harus mulai memikirkan konsep dekorasi yang cocok dengan ruangan yang emang dari sananya udah mewah itu.
  2. Photography and Videography : Batavia Photography. Ketemu pertama langsung sama ownernya, Mba Anita. Orangnya ramah dan setail banget, nyokap langsung setuju dan tanda tangan kontrak. Mulai mikir konsep prewedding outdoor yang keren dan lucu.
  3. Kebaya midodareni-akad-pemberkatan-resepsi : Masih coba tanya ke penjahit langganan Ibu, dengan konsep kebaya yang pasti berekor panjang (kalau perlu sampai 6 M seperti wedding dress-nya Kate Middleton hahaha). Kalau harganya dibawah harga sewa, sepertinya saya buat baru saja.
  4. Seserahan : Beli dan hias sendiri. Lagi-lagi atas dasar "pengiritan" :p
Apa lagi ya? Minggu depan mau ke Prodia untuk Premarital Check-up dan survey seserahan dan langkahan. Mudah-mudahan badan sehat terus, karena saya rasanya mau ambruk setelah 3 minggu berturut-turut full kegiatan.

Can I get an Amen? ;)

14 September 2012

H - 224

Here's some updates :

  1. Minggu kemarin datang ke Sanggar Liza dan nemu ada kebaya beludru hitam berekor yang cantik nan anggun, saya langsung jatuh cinta. Sebagai seorang Jawa yang gede di Jakarta, gw merasa lebih cocok menggunakan bahan beludru ala kebaya Solo itu. Setelah fitting sana-sini (yang ternyata pas banget dan fit on my body), pas ditawarin harganya, sepasang 7 juta aja gitu. *doeng!*. Kenapa mahal? Karena itu ternyata sewa ekslusif, yang berarti itu baru dibuat dan belum pernah ada yang pakai. Saya memang rencananya ingin sewa saja semua, mulai dari akad-pemberkatan-resepsi, karena selain ingin irit bin pelit, saya juga tidak ingin menyimpan baju tersebut. Ya, atas alasan irit juga ternyata saya harus mengeluarkan biaya yang kurang lebih sama dengan kalau saya buat kebaya. Rencananya minggu ini saya mau main ke Sanggar Diamond yang ada di Pejaten dan Sanggar Yustine yang ada di Jakarta Timur.
  2. Kemarin juga main ke By Ant's di Pasar Tebet untuk liat-liat undangan. Ternyata undangan yang saya suka harganya Rp. 10.000 aja per pieces. Tadinya kita mau main ke NC Cards tapi ternyata hari Minggu tutup. *hiks*
Yah, after all the drama, minggu kemarin agak lumayan karena bisa liat dua tempat sekaligus (walau rencananya harusnya empat tempat).
Minggu ini rencananya kita mau main ke Sanggar Diamond, Sanggar Yustin dan kalau sempat mau main ke Soulmate Wedding Ring di Mall Artha Gading.

See you on next update. :)

07 September 2012

H - 231

Some updates.
  1. Venue : Birawa Hall, Bidakara Hotel
  2. Makeup and Hairdo : Sanggar Liza
  3. Kebaya : Sanggar Liza

26 Agustus 2012

counting down the days

It's been 4 month or so since my last post in this room, i almost forgot. Tied schedule, that's why.. hehe. Until someone reminds me to write and update my blog. Thanks to you, then.. ;)

Oke after all moments, feelings and emotions i've been through.. Finally i can see a clear light. I almost give up for everything, yes, almost everything. And i did give up... 

But one day, in my cloudy and rainy feeling, everything changed. And from that day, i try. I try to not give up anymore, that will be sunshine after the long dan heavy rain. :)

at last, after 5 years of waiting... we're gonna get married in April, next year...  :)

So i trully agree with this quote : 
"Sometimes, something beautiful happens when you least expect it..."

At least 'till now i still believe it. ;)

Gotta a lot of things to catch right now.... update later ;)