12 November 2009

movie-list.

  1. This Is It
  2. Astroboy
  3. 2012
  4. Eat, Love and Pray
  5. New Moon

09 November 2009

procrastinate update.

Hampir dua bulan saya ga posting di blog saya ini. Kangen sekali rasanya untuk bercerita.
Ada beberapa hal yang penting untuk dibagi :

  1. Merasa hidup bergerak mundur semenjak hari itu. Semua rencana yang sudah disusun rasanya sia-sia saja. Pelajaran bagi saya untuk tidak lagi merencanakan sesuatu, dan lebih memilih menjalani semuanya apa adanya.
  2. Kalau saya ingin semua berjalan dengan baik, saya harus bisa berubah. Membuang segala hal yang buruk dan mempertahankan semua yang baik. Saya yakin, perubahan itu mutlak perlu bagi yang ingin berkembang.

19 September 2009

jealousy.

Saya sungguh iri.
Iri pada orang-orang yang ada di sekeliling saya.
Saya iri kenapa di usianya yang seperempat abad, dia sudah mendapatkan semuanya.
Menikah, bekerja dan sekarang menikmati saat-saat menjadi ibu.
Saya juga iri pada dia yang bisa mendapat restu kedua orangtua.
Padahal saya masih begini-begini saja.
Apalagi dengan dia, yang mendapatkan kehidupan yang lebih baik setelah berpacaran dengan orang asing.

Sungguh saya betul-betul iri.

Tapi untuk apa?
Iri hanya membuang energi positif dan megunpulkan energi negatif.

Saya yakin,
Tuhan menciptakan makhluknya sempurna.
Rejeki setiap makhluknya sesuai dengan porsinya.
Saya yakin, rejeki saya pun ada dan sesuai dengan kemampuan saya.
Kemampuan untuk mengatur dan menjaganya.
Dan mungkin saat ini belum saatnya bagi saya untuk mendapatkan rejeki saya.

So,
why have to worry?

Cheers.

P.S: Hari ini hari terakhir puasa, berarti besok sudah lebaran. Maaf lahir bathin ya. Semoga kita kembali fitri. :)

17 September 2009

mata merah

Ya, itulah yang terjadi pada saya belakangan ini.
Selamat tinggal muka cantik dan selamat datang mata merah.
*langsung tetesin obat mata biar mendingan.

Semenjak puasa hari pertama, saya memang tidak bisa menikmati waktu tidur saya.
Kebanyakan waktu malam saya malah melek,
dan siangnya saya justru baru tidur.
Huh, jam biologis saya terbalik.
Makanya saya jadi gampang terkena penyakit.

Tapi, diluar bulan Ramadhan pun saya masih sulit tidur cepat.
Baru bisa tidur kalau ayam2 tetangga *lhoh emang ada yg punya ayam?* sudah mulai berkokok.
Betul-betul kebiasaan buruk.

Mudah-mudahan saya bisa mengembalikan waktu tidur saya seperti semula.
kebali seperti waktu saya belum menyentuh hal yang bernama SKRIPSI.

Oia, selamat sahur. Sekarang sudah jam 03.15 AM, berarti sekarang sudah waktunya sahur.

Enjoy your meals. :-)

03 September 2009

today update.

Ramadhan hari ke-14.

Hari-hari terasa lambat sekali. Mungkin karena saya tidak melakukan kesibukan apa-apa saat ini. Jadi pengangguran itu sangat tidak enak. Mau apa-apa rasanya sendirian, mau pergi keluar selalu ada pertimbangan keuangan yang mengikuti di belakang.

Disaat seperti ini rasanya ingin cepat-cepat mendapat pekerjaan, tapi.. belum ada panggilan yang mampir ke saya. Untung saja ada satu-dua tawaran pekerjaan datang ke saya. Walaupun dari segi gaji mungkin tidak seberapa, tapi pekerjaan ini berkesinambungan. Kalau konsumen puas, masa kontrak saya akan diperpanjang.

Sampai detik ini, saya masih kuat bertahan pada posisi ini. Dan mudah-mudahan seterusnya akan begitu.

03 Agustus 2009

recent updates.

Rasanya seperti sudah berabad-abad saya ga update blog ini. Setelah kesibukan mempersiapkan acara seremonial wisuda saya (termasuk menyambut kedatangaan dua tamu penting saya; ayah dan ibu), mengurus tetek bengek berkaitan dengan kostum kebaya saya (yang ternyata belakangan saya menyesal membuatnya, karena pada akhirnya ketutupan jubah toga saya.) dan mengurus persyaratan pendaftaran kerja.
Gak heran kalo akhirnya setelah seminggu yang melelahkan ditambah dengan cuaca kota Semarang yang (sangat-sangat) tidak bersahabat, saya menyerah. Tepat di hari terakhir acara seremonial wisuda fakultas, kondisi badan saya langsung drop.
Keesokan paginya saya langsung terbang ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, panas tubuh saya mencapai 39 derajat (beruntung saya ga step segala..). Alhamdulillah, hari ini panas tubuh saya sudah normal, tinggal batuk dan pilek saja yang masih mengganggu.
Lega sudah rasanya, sekarang tinggal usaha mencari pekerjaan. :)

14 Juli 2009

sehari kemarin.

Hari Selasa kemarin, saya pergi ke Kemayoran. Tujuan saya untuk memperpanjang SIM A saya yang ternyata sudah mati sejak 3 bulan yang lalu. Berangkat ke sana diantar oleh supir kantor, saya beruntung karena begitu sampai saya bisa langsung menyelesaikan urusan SIM. Mulai dari foto, isi data diri dan pencetakan SIM menghabiskan waktu hanya 15 menit saja. Jauh dari bayangan saya kalau akan secepat ini.
Selesai urusan, saya diantar supir sampai ke daerah Kota. Tujuan saya selanjutnya adalah ITC Roxy Mas. Saya ingat kalau hubby dan saya ingin mengganti nomor ponsel lama dengan yang baru. Alasannya? untuk kenyamanan dan keamanan saja. :)
Saya memilih naik angkutan kota karena menurut saya jauh lebih nyaman daripada kalau saya membawa kendaraan sendiri. Tinggal bayar, duduk dan kalau sampai tinggal turun. Lagipula saya rindu mengelilingi kota kelahiran saya dengan angkutan kota. Ternyata sudah banyak perubahan disana-sini. Banyak bangunan baru, jalan baru dan membuat saya seperti tidak mengenali kota saya sendiri.
Sesampainya di Roxy, suasana masih sepi. Wajar saja, karena waktu itu masih pukul 10 pagi. Jarang orang pergi ke pusat perbelanjaan di pagi hari seperti itu. Lagipula, hari itu hari kerja, maka wajar kalau sepi pengunjung. Tujuan pertama saya adalah mencari konter penjual nomor-nomor cantik. Begitu samapi dan tanya sana-sini, harganya dilluar bayangan saya. Karena bingung, saya urungkan niat saya membeli SIM card itu. Mungkin nanti-nanti saja, karena belum terlalu penting. Tidak harus beli sekarang. :)
Turun ke lantai dasar, saya melihat ada bazar buku murah. Untuk informasi saja, saya paling tidak tahan kalau ada bazar buku. Kalap luar biasa! Makanya begitu pulang, saya beli 3 buku sekaligus, itupun melalui pertimbangan yang sangat-amat masak dan kurangnya uang yang saya bawa. Beberapa langkah dari tempat itu, saya kembali melihat kaus lucu yang saya idam-idamkan. Saya langsung beli tanpa menawar. Dan begitu pula dengan sepatu warna kunyit itu, langsung masuk ke tas belanja saya.
Pencarian nomor cantik saya berakhir dengan 3 buah novel, 1 pasang sepatu dan 1 buah kaus.
Hahaha.. Dasar perempuan. Ga tahan liat barang-barang murah. :D
Pulangnya saya melewati jalan yang sama, dengan angkutan yang sama pula. Puas rasanya hati ini, bukan karena tentengan yang saya bawa ini, tapi lebih karena pada akhirnya saya bisa menikmati kemacetan dan hiruk-pikuk kota tanpa harus terpisahkan kaca mobil dan bisa merasakan panasnya cuaca diluar tanpa harus dihembus oleh AC mobil. Karena tidak ada kesenjangan, dan itu selalu membuat saya rindu. :)